Biru, Merah, Hitam, dan Sebuah Titik

Ada tiga warna yang sekarang sedang bertebaran disekitarku. Biru. Semua yang kulihat adalah biru. Jauh dan dekat. Semuanya. Biru adalah warna yang belakangan ini selalu bertebaran didekatku. Biru adalah aku. Entah mengapa, aku tak tahu sebabnya. Tunggu, mungkin aku tahu. Tapi aku berpura-pura untuk tidak mengetahuinya karena aku selalu berharap. Berharap suatu saat akan ada sebuah harapan. Tetapi sepertinya tidak. Sepertinya aku salah. Tidak ada harapan, tidak jika seperti ini terus.

Warna merah juga merupakan warna yang sangat familiar. Hampir setiap hari warna itu berkibar didekatku. Merah itu aku. Itu buruk, tapi itu aku. Ya, aku adalah merah.

Dilain sisi ada sang hitam yang berkibar dikegelapan. Dahulu hitam ini sangat kecil sampai tak ku hiraukan. Tetapi sepertinya dia semakin membesar. Membentuk suatu lubang hitam yang menganga jauh didalam diriku. Hitam yang sangat pekat. Sebentar lagi hitam ini akan menutupiku. Sampai saat inipun aku selalu berharap akan ada suatu cahaya yang akan melawan hitam ini. Tapi sepertinya itu hanyalah harapan belaka.

Titik merupakan sesuatu yang penting. Titik mengakhiri sesuatu dan memulai sesuatu yang baru. Entah kapan titik akan datang kepadaku. Aku tahu titik akan datang suatu saat, tetapi aku harap dia tidak akan pernah datang. Titik itu jahat. Titik itu baik. Aku tidak tahu, hal itu terlalu asing bagiku. Aku takut mengetahui hal asing itu jadi aku tetap berdiam diri. Menunggu sesutu datang menyelamatkan. Menunggu cahaya yang bersinar melawan semua warna ini. Dan aku harap sang titik tak akan pernah datang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s