Pekerja Itu Tidak Enak, Jadilah Pengusaha

Beberapa minggu ini aku benar-benar merasakan bagaimana rasanya bekerja. Berangkat pada jam yang ditentukan, dan terkadang pagi sekali. Pulang pada jam yang ditentukan pula, dan terkadang sore sekali. Waktu istirahat diatur sedemikian rupa sehingga hanya cukup untuk makan siang dan sholat. Pekerjaan yang membosankan dan itu-itu saja. Seragam yang sudah ditentukan seperti anak sekolah. Semua itu tidak mengenakan sekali. Tidak bebas.

Dalam hidup ini apa yang ingin kau lakukan? Maksudku benar-benar ingin kau lakukan? Hidup itu hanya sekali. Jangan hidup untuk mimpi orang lain, melainkan hiduplah untuk mewujudkan mimpimu sendiri. Begitu kata pepatah yang pernah kudengar. Memang betul, hidup itu harus mengejar impian sendiri.

Banyak orang yang lupa akan poin satu ini. Memang, kerasnya kehidupan membuat mereka rela untuk menjual waktu mereka yang berharga, bahkan sebagian rela menggadaikan impian mereka. Semua itu untuk apa? Sesuap nasi, keselamatan dan keamanan ekonomi, uang. Kalau aku bilang jangan pedulikan uang itu memang salah karena tanpa benda itu kita tidak dapat hidup, setidaknya tidak seperti apa yang kita mau. Tapi percayalah, ada atau tidak adanya benda itu; hidupmu akan terasa hambar jika engkau menggadaikan impianmu. Rutinitasmu hanya itu-itu saja. Kehidupanmu hanya iterasi tiada henti sampai engkau menginjak usia senja dan baru menyadari banyak yang belum kau lakukan. Percayalah tulisan yang satu ini. Aku merasakannya.

Mengejar mimpi memang tidak semudah itu. Banyak yang harus dipertimbangkan. Maka dari itu kejarlah dari sekarang. Mulailah lebih awal dari orang lain. Itupun masih belum cukup. Kau harus berusaha dua, tiga, atau bahkan sepuluh kali lebih kuat dari orang lain untuk berhasil. Jangan biarkan kasur menjeratmu pada malam dan pagi hari. Bangun, kerja, wujudkan mimpimu. Apapun itu.

Melukis? Menyanyi? Memulai bisnis? Apapun mimpimu, kejarlah. Kejar dari sekarang sehingga kau tidak perlu merasakan bagaimana bosannya menjadi pekerja. Kejarlah mimpimu agar setiap pagi engkau bangun dengan senyum dan semangat yang besar. Kejarlah mimpimu karena pekerjaanmu akan menjadi bagian besar dalam hidupmu.

Let’s back to work!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s