Angin Laut, Derai Ombak, dan Luasnya Samudera

Gatal sekali rasanya belum mandi. Anyway, kali ini aku akan menceritakan tentang laut. Dilihat dari judulnya keren sekali bukan? Sudah seperti penulis beneran hahaha. Amin. Oke, sebelum aku bercerita kesana, aku akan menceritakan hari-hari dikantor seperti biasa.

Hari ini, aku baru mengetahui kalau si Jepang ternyata adalah orang Korea! Oh tidak! Koreaaaa! Dia hari ini datang lagi ke kantor. Kebetulan sedang tidak ada orang kecuali kami (baca: mahasiswa KP) disana. Dia duduk menunggu dimeja pak Resses. Sebelum duduk dia bilang “tunggu”. Tidak salah lagi dia bisa berbicara bahasa Indonesia. Lucunya lagi, kebetulan saat itu telepon sedang berdering dan seperti biasa jika satu telepon berdering, telepon lain ikut berdering. Mungkin si Jepang (aku lebih nyaman memanggilnya begitu daripada si Korea) merasa terganggu atau bagaimana sampai-sampai dia mengangkat telepon dan berkata “Halo”. Kata-kata selanjutnya yang keluar yang membuat lucu. Dia langsung berkata “Hanseyong” atau semacamnya yang artinya dadah. Bayangkan, orang yang menelepon dengar begitu hahaha. Wanita Aneh dan aku langsung cekikikan sendiri melihat tingkah si Jepang ini.

Si jepang menunggu lama, sekitar satu jam sampai mas Eka datang. Begitu mas Eka datang, si Jepang langsung bangkit dan bertingkah seperti “Nah ini dia orangnya, bagus bagus akhirnya datang juga”. Mas Eka datang dengan santainya sambil menyeruput secangkir kopi. Wah jangan-jangan daritadi lagi ngopi mas Ekanya! Si jepang kemudian bilang “Verifikasi sukses” sambil menunjik kunci elektronik pada pintu server. Dia mengulanginya lagi sambil senyum-senyum tidak jelas. Maksudnya tolong bukakan pintu servernya karena setiap pintu terbuka memang terdengar suara “Verifikasi sukses”.

Sepulang kantor, Wanita Aneh dan aku jalan-jalan sebentar. Kami mencoba menuju pantai Teluk Penyu dan mendapati suatu tempat bernama “Kampung nelayan” atau semacamnya (Setelah sempat tersasar). Tempat itu dari depan tidak meyakinkan, tetapi begitu menaiki tangga menuju pantai, wah… Aku masih ingat bagaimana perasaan ketika pertama kali melihat hamparan samudera yang sangat luas untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Sungguh mengagumkan. Sangat luas dan biru. Banyak kapal dikejauhan. Ah rasanya mengagumkan.

Dipantai itu (letaknya sebelum pelabuhan tempat aku tersasar bersama Beruang) tidak terlalu banyak manusia dan sampahnya juga tidak sebanyak Teluk Penyu. Pemandanganya bagus, menurutku lebih bagus dari Teluk Penyu jika memandang lautan. Teluk Penyu hanya bagus untuk memandang Nusakambangan atau dati ujung dermaganya. Menuruku sih. Kalian harus coba kesini kalau mampir ke Cilacap.

Setelah puas memandangi sekeliling, kami pergi ke Teluk Penyu. Seperti dugaan, ramai dan terkesan “kumuh” karena sampah berserakan dimana-mana. Dan seperti dugaan pula, pemandangan Nusakambangan sangat indah dari tepi teluk. Rasanya tinggal berenang dan sampai diseberang. Angin terasa berhembus kencang. Lebih kencang dari biasanya. Banyak kapal-kapal nelayan yang ada ditepi pantai, persiapan mencari ikan malam hari. Pantulan sinar matahari diair yang membuat semuanya menjadi indah. Semoga besok-besok bisa kesitu lagi. Ohya, ke Benteng Pendem semoga.

Setelah puas, kami mencari-cari rumah makan seafood langgananku, ternyata sudah bolak-balik tidak ketemu juga. Ternyata sudah dibongkar! Aku baru menyadarinya setelah sekian kali bolak-balik. Entah kenapa dibongkar, padahal enak kan 😦 Akhirnya aku memilih cafe Teluk Penyu yang bangunannya paling mentereng dari bangunan lain. Rumah makannya sepi, tapi bagus. Kami memilih makan dilantai dua dan memang sungguh bagus pemandangannya. Sekali-kali makan ditempat seperti itu ehehe. Tapi.. ada tapinya. Ehem mahal 🙂 Pokoknya jangan sekali-kali memilih tempat makan yang paling mentereng dan sepi. Pasti ada apa-apanya. Tapi tidak apa-apa karena worth it. Yang penting Wanita Aneh senang 🙂

Daaan ini mengakhiri ceritaku yang terbilang lumayan panjang dibanding cerita-cerita lainnya. Okay semoga besok ada cerita yang lebih menarik! See yaaaa 😀

Advertisements

Ada Orang Jepang

Belakangan ini ada sesuatu yang terjadi pada server database Pertamina dan belakangan ini pula tempat kerjaku selalu ribut. Banyak obrolan-obrolan dan suara-suara yang membuat tertawa. Terutama saat orang Jepang itu datang. Tidak tahu kenapa aku senang sekali melihat tingkahnya. Lucu.

Pernah suatu ketika orang Jepang itu masuk ke server tanpa salam, pembimbing kami langsung membicarakan orang Jepang itu. Besoknya orang Jepang itu kalau masuk salam dulu hahaha. Mungkin pembimbing kami tidak tahu kalau oang Jepang itu mengerti bahasa Indonesia.

Ada lagi waktu siang-siang orang Jepang itu selesai bekerja didalam server, lalu dia entah berbicara apa kepada mas Satu. Lalu mas Satu iya-iya saja dan mengantarnya keluar ruangan sambil senyum-senyum. Yang membuat ketawa mas Satu bilang “Aku ora ngerti ngomong apa.” 😀 Sepertinya si Jepang mau meminta sesuatu atau apa, tapi malah diantar keluar dan pintunya langsung ditutup sama mas Satu dikira pamitan.

Semoga besok dia datang lagi.

Ada Kecelakaan !

Hey, tadi sore aku menyaksikan sebuah kecelakaan! Kecelakaan ini antara mobil dan sepeda. Kasihannya lagi, yang ditabrak adalah anak SD! Sepertinya dia mau mengaji kemasjid Pertamina. Kasihan sekali 😦

Kejadian itu berlangsung tepat didepan mataku. Sampai saat inipun aku masih ingat bagaimana anak itu tertabrak. suara tabrakan itu, dan kejadian setelahnya. Jadi ceritanya anak itu sedang menyebrang dengan sepedanya tanpa menengok kanan-kiri. Disisi lain, ada mobil pickup yang melaju kencang. Alhasil tertabraklah anak tadi. Anak itu sampai terpental dan terguling-guling beberapa meter. Sungguh kasihan. Aku tidak habis pikir bagaimana rasanya 😦

Tidak ada luka luar, tapi aku yakin ada luka dalam. Anak itu langung tidak sadarkan diri setelah tertabrak mobil. Untungnya yang menabrak bertanggung jawab dan membawanya kerumah sakit. Semoga dia baik-baik saja 🙂 Amiiin.

Minggu Kedua Di Cilacap

Tidak terasa sekarang memasuki minggu kedua. Sudah mulai terbiasa. Ohya, kemarin ada sedikit insiden yang membuatku sedih. Laptopku. Laptop ini terkena air hujan! 😦

Sepertinya mantelnya kurang rapat. Lebih sedihnya lagi laptopku tidak dapat menyala 😦 Akhirnya aku hangatkan laptop ini semalaman sesuai saran Wanita Aneh. Alhamdulilah bisa nyala lagi :’)

Seminggu ini pokoknya harus jadi. Biar minggu depan tinggal laporan dan minggu depannya lagi sudah bisa pulang 🙂 Semangat!

Seminggu KP di Pertamina

Hello 😀

Terlalu lama aku tidak menulis (lagi). Apa daya tidak cukup waktu dan tenaga 😦 Sebenarnya sih ingin menulis terus. Tapi yah sudahlah. Alhamdulilah pagi ini aku dapat menulis lagi 🙂

Waktu-waktu ini sebenarnya adalah waktu liburan. Setelah sekian lama berkutat pada semester 5 yang melelahkan, akhirnya waktu liburan tiba. Tapi tidak untuk aku dan anak-anak semester 5 lainnya. kami akan menghabiskan waktu liburan ini disuatu perusahaan sebagai mahasiswa magang atau kerja praktik. Seru-seru engga sih.

Ohya aku magang di Cilacap, tepatnya Pertamina RU IV. Wah untuk masuk kesitu saja perjuangannya sangat melelahkan. Alhamdulilah masuk 🙂 Nah, disana aku dan beberapa teman ditempatkan di bagian CSS & Data Center. Jadi kantornya itu dingiiiiiiin sekali. Sampai gemetaran. Maklum karena sebelahnya itu data center. Nah disana kan ada monitur yang berisi status ruangan server. Tulisannya suhunya 8 derajat coba 😦 Hahaha. Kalau pintu servernya terbuka, kami merasakan angin dingin berhembus menusuk tulang. Tapi overall nyaman kerja disitu.

Karena aku ditempatkan di CSS & Data Center, maka kantor kami sangat ribut (Karena Customer Service Support). Hampir setiap menit ada telepon yang menanyakan hal-hal teknis. Selain telepon, ada juga walkie-talkie yang dimiliki tiap karyawan disana. Si walkie-talkie itu terus saja berbunyi. Terkadang aku dapat mendengar suara dan obrolan lucu didalamnya. Pokoknya sangat terhibur berada disana seharian.

Lupa bilang lagi kalau aku kebagian analisis suatu sistem bernama SIMOPS. Nah bukan hanya analisis, aku juga harus mengembangkan User Experience dari SIMOPS tersebut. Sejauh ini aku baru menganalisis dan mempelajari SIMOPS ini serta membuat sedikit prototipe SIMOPS baru. Kemarin Jumat aku dan teman-teman peresentsi di ruang rapat (Ruang pertama yang aku masuki disitu) sampai jam 6 sore. Well sungguh menyenangkan sebenarnya. Banyak sekali pengalaman yang dipelajari. See ya!

PS: Wanita aneh kasian 😦 Dia tiba-tiba error MySQLnya 😦 Dan sedihnya aku tidak dapat berbuat apa-apa 😦