A Story

My life has been quite a lot of stories. Up and down. So many thing to tell, so many to remember. Those beautiful memories disappear as the time ticking. Will i forget about those dreams? Will anybody knows?

Advertisements

What To Do… The Next 2 Years

Tidak terasa umur sudah tua, sudah tidak bisa main-main lagi. Mulai sekarang orientasinya adalah penghasilan. Ya ini terlihat disekitarku. Semua orang berorientasi terhadap keuntungan dan penghasilan, ini wajar karena mau tidak mau kita memang harus memiliki penghasilan. Yang jadi pertanyaan adalah “Bagaimana?”.

Tadi sempat mencari beberapa referensi mengenai masalah ini. Sebenarnya jawabanya ya itu-itu saja. Dari dulu sudah kepikiran tetapi entah kenapa selalu tidak jadi dilakukan. Selalu saja ada alasan untuk mundur dan menundanya. Mungkin perlu diterapkan sistem hukuman? Ya itu ide bagus!

2 tahun. Itu waktu yang sebentar. Dalam kurun waktu itu harus ada sesuatu yang dihasilkan. Sesuatu yang stabil. Sesuatu yang besar. Jangan menunda-nunda lagi, mulai sekarang! Mulai dengan apa yang dimiliki saat ini, kembangkan sambil berjalan. Fokus pada satu hal sampai hal itu dapat berjalan sendiri, kemudian bangun sesuatu yang baru. Yup, aku akan mengabari lagi dalam beberapa hari tentang perkembangannya. See you 😀

2 Bulan Lagi

Tidak terasa tinggal 2 bulan lagi semuanya berakhir 😀 Iya 2 bulan lagi aku bisa fokus dengan project-projectku. Tidak lagi harus memikirkan acara-acara tidak penting lainya.

2 bulan lagi kerja praktik. Tapi sampai saat ini rasanya belum siap untuk melakukan kerja praktik. Ya memang kalau kau melakukan sesuatu, terkadang waktu tidak terasa berlalu. Untunglah aku sudah sadar sekarang dan ayo fokus kepada persiapan lagi. Kembangkan diri lagi.

Setelah 2 bulan ini ada apa? Hmm banyak tugas akademis dan perjalanan berat baru dimulali setelah 2 bulan ini. Tapi syukurlah dapat sampai pada titik ini dalam kondisi yang sekarang 🙂 Terimakasih kepada semuanyta 🙂 Dan jangan lupa setelah 2 bulan ini ada suatu janji yang harus ditepati!

Loving You So Much

Terimakasih telah bersamaku sampai saat ini. Aku tidak dapat membayangkan seperti apa hari-hariku jika kau tidak ada didalamnya. Terimakasih telah menemaniku setiap waktu, dalam sedih, suka, tawa, dan duka. Berkatmu aku masih diriku yang sekarang.

Semua waktu kebersamaan kita, semua kenangan yang telah kita buat adalah harta yang sangat berharga bagiku. Dan jika kau membaca tulisan ini, aku ingin memberitahumu bahwa tidak ada wanita lain (selain mom tentunya) yang lebih aku cintai darimu. Love you.