Kisah Sedih Dihari Minggu

Sebenarnya banyak sekali cerita yang ingin aku tulis, tapi sesuatu telah mencegahku menulisnya. Rasanya aku ingin tidur dan melihatnya meski hanya lewat mimpi. Tapi mungkin itu tidak bisa kulakukan lagi 🙂

Saat perhatian dan kekhawatiranmu akan seseorang justru dipandang salah oleh orang itu. Saat dia yang kau pimpin membangkang dan mengecewakanmu. Disaat itu kau hanya bisa tersenyum 🙂 Meski dalam hatimu ada sebuah rasa pedih yang muncul. Rasa yang dapat menghancurkan hatimu sampai berkeping-keping. Dan kau hanya bisa tersenyum 🙂

Air mata yang kau teteskan tidak akan berarti apa-apa bagi dia yang bahkan tidak sempat untuk memperjuangkanmu. Hatimu pecah disetiap tetes air mata yang kau keluarkan. Proses itu terus berulang sepanjang malam, hari, minggu, bulan, bahkan tahun. Terus berlanjut sampai jantungmu berhenti berdetak. Atau setidaknya sampai ada yang mau mengambil serakan hatimu dan menyatukannya kembali. Tapi untuk saat ini kau hanya bisa tersenyum 🙂

Bahkan setelah berulang kali hatimu pecah dan kau pungut sendiri serakannya untuk kau satukan kembali, kau masih berfikir untuk bertahan. Kau masih berfikir masih ada kesempatan lagi, satu lagi. Tapi hatimu tau kalau hatimu tidak akan sanggup menerima hempasan lagi. Hatimu sudah terlalu rapuh, menjerit dan menangis. Meski begitu kau tetap ingin bertahan.

Kau tahu hal yang paling susah untuk dilakukan? Itu adalah mempertahankan orang yang tidak ingin bertahan. Sekeras apapun kau memegangnya, dia tetap akan pergi karena dia tidak ingin bertahan. Apakah kau ingin bertahan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s