Kisah Sedih Dihari Minggu

Sebenarnya banyak sekali cerita yang ingin aku tulis, tapi sesuatu telah mencegahku menulisnya. Rasanya aku ingin tidur dan melihatnya meski hanya lewat mimpi. Tapi mungkin itu tidak bisa kulakukan lagi 🙂

Saat perhatian dan kekhawatiranmu akan seseorang justru dipandang salah oleh orang itu. Saat dia yang kau pimpin membangkang dan mengecewakanmu. Disaat itu kau hanya bisa tersenyum 🙂 Meski dalam hatimu ada sebuah rasa pedih yang muncul. Rasa yang dapat menghancurkan hatimu sampai berkeping-keping. Dan kau hanya bisa tersenyum 🙂

Air mata yang kau teteskan tidak akan berarti apa-apa bagi dia yang bahkan tidak sempat untuk memperjuangkanmu. Hatimu pecah disetiap tetes air mata yang kau keluarkan. Proses itu terus berulang sepanjang malam, hari, minggu, bulan, bahkan tahun. Terus berlanjut sampai jantungmu berhenti berdetak. Atau setidaknya sampai ada yang mau mengambil serakan hatimu dan menyatukannya kembali. Tapi untuk saat ini kau hanya bisa tersenyum 🙂

Bahkan setelah berulang kali hatimu pecah dan kau pungut sendiri serakannya untuk kau satukan kembali, kau masih berfikir untuk bertahan. Kau masih berfikir masih ada kesempatan lagi, satu lagi. Tapi hatimu tau kalau hatimu tidak akan sanggup menerima hempasan lagi. Hatimu sudah terlalu rapuh, menjerit dan menangis. Meski begitu kau tetap ingin bertahan.

Kau tahu hal yang paling susah untuk dilakukan? Itu adalah mempertahankan orang yang tidak ingin bertahan. Sekeras apapun kau memegangnya, dia tetap akan pergi karena dia tidak ingin bertahan. Apakah kau ingin bertahan?

Advertisements

Fine Dinner

Setelah menunggu beberapa hari akhirnya kami bisa keluar bersama lagi. Malam itu kami berdua makan malam, yah tidak spesial sih hanya sudah lama tidak makan bersama. Menu kali ini steak. Cukup enak :9 Kami makan di restoran “Bendera Indonesia”. Dan aku heran kenapa setiap tukang parkir cuma nagih uang. Begitu diksih uang langsung pergi. Huh menyebalkan. Sehabis dari situ kami makan ronde kedua di “Mie Pedas Sebelah GOR”. Ternyata kami sudah kekenyangan dan tidak habis. Eman-eman. Ohya disana ada kucing pincang, kasian 😦

The Sadest Special Day

Hai, kali ini ada yang beda. Mau tau? Aku menulis tulisan ini di Jogja! 😀 Judulnya sedih ya? tapi pembukaanya engga sedih. Tapi emang sedih kok dalamnya.

Sebelumnya aku mau ceritain beberapa  kejadian dihari-hari sebelumnya. Wanita aneh ikut futsal. Dia main di score dukuhwaluh. Sudah beberapa kali aku menontonya, aneh memang. Sebenarnya aku suka menontonya, namun ada beberapa hal yang membuatku tidak suka. Ya tidak usah aku ceritakan disini, intinya seperti itu.

Lalu hari ini, aku dikagetkan dengan kedatangan wanita aneh subuh-subuh, terimakasih ya 🙂 Belum sempat aku makan 🙂 Lalu-lalu, keluarga besar pergi ke Jogja. Berangkat jam 5 tetapi ngaret sampai sekitar setengah 6, yah biasa lah.

Tumben sekali aku mual, mungkin karena perut masih kosong dan hanya terisi susu saja. Kami berhenti di pom bensin, disana bapak reuni dengan teman SMPnya. Lalu makan pagi di Candisari, makanan yang aku ambil lumayan enak kali ini. Ohya, sebenarnya ada workshop dikampus dan aku pengin ikut. Tapi yah mau gimana lagi.

Jam demi jam berlalu, dan hp masih bisu. Berulang kali aku telepon tapi tidak dijawab, sekali dijawab suruh telepon nanti lagi :). Jam berlalu, perjalananpun berlanjut. Situasinya seperti ini terus, sendiri. Aku merasa sendiri meski sangat banyak orang disekelilingku. Bahkan akupun tahu kalau aku tidak memiliki banyak teman, tapi setidaknya aku memiliki beberapa bukan? Iya kan? Atau setidaknya seorang yang lebih dari teman? Bukankah seharusnya seperti itu? Tapi nyatanya aku sendiri.

Sebenarnya kalau boleh jujur aku tidak memerlukan apapun. Tidak perlu makanan enak, barang mahal, lagu yang indah, atau apapun. Cukup kau saja. Iya, keberadaanmu merupakan sesuatu yang paling aku inginkan. Tapi nyatanya itu adalah hal yang tidak aku dapatkan 🙂 Bukanya aku tidak bersyukur atas apa yang aku dapat, aku sangat bersyukur 🙂 Terimakasih ya 🙂

Pelatihan PMW

Minggu-minggu enaknya santai-santai, tapi kali ini malah harus mengikuti pelatihan PMW yang diselenggarakan Unosed. Pagi-pagi jemput wanita aneh di bunderan Margono dan katanya dia habis dikatain sama pengendara motor lain, sewot banget hahaha. Terus menuju ke gedung rektorat di pusat. Muter-muter sebentar kaya orang ilang karena bingung mau parkir dimana. Memutuskan untuk parkir didekat kantin dan ternyata yang lain parkir samping rektorat.

Disana ketemu Dirijen dan beberapa teman lain yang mengikuti seminar di fakultas ekonomi. Nah sampai rektorat, sedang mengantri ketemu mas-mas hukum dari medan. Aku kira anak elektro hahaha. Mas-masnya duduk dikelilingi perempuan kanan kiri. Nah ada dua pembicara. Satunya mas Puji dari kaos ngapak, yang satu lagi mas andika dari UTY. Keren semua. Dapet beberapa ilmu dan motivasi.

Sehabis seminar selesai kita dapat mam. Isinya masakan padang. Aku makan bersama Kribo dan Wanita aneh ditaman dekat Roedhiro. Nah terus habis itu sholat di Mafaza dan teruuuus ke PBG. Ke Susu sambil ngerjain perancangan sistem. Teruuus pulang deh.

A Story – Part One

One day, there was a family of four brothers. Heart, Pride, Reason, and Experience. Heart is a tender person. His feeling was so “fragile” and he often cries, a lot. But sometimes he is the toughest guy on earth. Pride is high and mighty. He walk with his chin facing the sky. He’s an honorable man. Reason is a man full of excuses. He’s smart yet lazy. Experience is the wisest person on earth. He knows everything. He’s the oldest of all brothers.

They are good brothers. They often hang out together despite of their difference. They talk, laugh, and play together all the time. It seems they don’t have anything in common. What a strange family. Oh wait, they do have something in common. They liked the same girl. Her name is love.

Love is sweet beautiful girl. Anyone would fall in love at the first sight with her. She’s cute, kind, and always smiling. But she has something that everybody don’t know. Even i don’t know what that “something” is. What i know is that “something” can make people confused, it can make people sad, happy, laugh, cries, and just about any felling you can say. The four brothers didn’t know that they have loved the same person. All they know was Love is a sweet girl and they want to date her.

On one sunny day, with the sun shining brightly and the wind blowing gently. Heart is walking on the park. That is his favorite place because there are flower, bird, tree, and people. That is a lovely place for Heart. When he was walking alongside the river, he saw a familiar figure. A figure that he hold dear inside him. “It’s Love!” Said Heart excitingly. Love was standing at the center of the bending bridge in the middle of the river. She’s clinging to the wooden hand grip of the bridge with her face facing the river, it seems she’s thinking about something. Love turned her head as Heart get closer.

“Hey Heart!” Said Love with smile.

“Hey! What are you doing here?” Replied Heart.

“Umm nothing. I just felt like to.” Said Love.

And they talking and talking for hours until Love said goodbye to Heart. This is Heart’s best day. He get to chat with Love for hours. It is said that Heart keep smiling for the next three days.

Pride also liked Love but he won’t show it to her. He won’t show it to anybody. It’s too un-honorable for him. Pride and Love is a schoolmate. He often saw Love in the canteen or hallway but seldom speak with her, not even looking. Just a glimpse of glance from his eyes. That’s Pride. He love her but don’t want to say.

to be continued,,,

Pelantikan

Sebenarnya pelantikannya kemarin, tapi aku baru sempat menulis. Cerita dimulai sebelum pelantikan – pada siang hari. Sehabis kuliah Orkom aku jalan-jalan sampai bapendik untuk membantu masalah surat. Sempat mengganggu Dirijen yang sedang tidur untuk mendapatkan nomor telepon. Habis itu ada rapat perwakilan semua Hima UKM dan Organisasi bersama pak Hary di ruang rapat gedung A yang lantai satu. Aku kesana sama si botak dari DLM. Engga dapet snack coba, padahal yang lainnya dapet 😦 Habis rapat aku bersama si botak mengambil bendera diruang rapat lantai 2. Aku membawa bendera merah putih beserta tiangnya. Terus sore-sore digedung B ada pelantikan DLM dan BEM. Nah rencananya jam 4 tapi karena dosen yang habis memakai ruangan belum keluar, jadi ngaret sampai sekitar setengah 5. Dan DLM jumlahnya sedikit banget dibanding BEM, pidatonya juga kurang oke 😦

Habis pelantikan duduk-duduk di B. Ada sesuatu yang menyebalkan terjadi. Bahkan sampai saat ini sesuatu yang menyebalkan terus terjadi meski berbeda kejadiannya. Tapi orangnya sama. Si kribo lagi pake colek-colek sama duduk dipegangan kursi sebelah wanita aneh. Ah semua menyebalkan.

Lagu Lawas

Hello hello 🙂

Sedang semangat-semangatnya menulis (padahal si tulisannya ngga jelas semua hahaha). Okay kali ini aku ingin menulis tentang lagu lawas. Apakah kamu menyukai lagu lawas? Menurutku lagu-lagu lawas lebih menarik dari lagu-lagu jaman sekarang. Mungkin karena hampir semua lagu lawas itu easy listening iya engga? Hahaha ya kau boleh menyebutku jadul atau apapun, tapi menurutku memang begitu.

Nada dari lagu-lagu lawas memang sangat sederhana dan diulang-ulang. Tadi aku habis menonton sebuah video di youtube tentang game design milik Extra Credits. Video itu membahas bagaimana buruknya musik game jaman sekarang. Tau kenapa? Terlalu kompleks. Musik game sekarang memiliki kunci nada yang sangat banyak. Variasi yang sangat banyak. Coba ingat-ingat lagu game jadul seperti mario, sonic, megaman. Nadanya sederhana dan sekali mendengar pasti orang tahu itu lagu apa walau sudah berpuluh tahun tidak mendengarnya. Ohya jadi intinya lagu yang easy listening itu mudah diingat dan gampang menjadi legend.

Nah kembali lagi ke lagu lawas. Lagu apa yang teringat? Banyak. Lagu-lagu koesplus? Lagu tembang kenangan? Hmmm.. Atau jika kamu pencita barat mungkin tau lagu dari The Pretenders? Elvis? atau judul seperti Unchained Melody? Semua lagu itu enak didengar bukan? Dan jika kau mendengarnya sekarang, kau pasti tahu lagu apa itu.

Terkadang pesan dari lirik lagu lawas itu lebih mengena dan mengingatkan banyak hal. Sejak kapan ya aku menyukai lagu lawas? Emmm aku lupa. Mungkin SMA. Entahlah, tapi yang jelas aku akan terus meyukai lagu lawas 🙂

Pagi Santai

Hellooo 😀

Pagi pertama setelah UTS dan sedang ingin menulis. Pagi-pagi sudah berada didepan komputer, ngutak-atik dan browsing-browsing – Hal yang sudah lama tidak aku lakukan 🙂

Pagi ini mencoba untuk membuat game FPS. Yah sebenarnya sih butuhnya bukan FPS, tapi tidak ada salahnya kan mencoba 😉 Oh dan sekarang sudah bisa MouseLook 😀 Alhamdulilah.

Tau engga kalau nanti kuliah? Masa ya langsung kuliah. Kan enaknya libur dulu gitu 😦

UTS Selesai !!!

Hohohoho akhirnya setelah sekian lama menjalani UTS sekarang seleai juga 😀 Baru kesampean nulis pagi-pagi gini. Emm pokoknya beberapa hari ini mau aku pakai buat refreshing dan belajar hal baru! Oya aku tertarik untuk mengikuti PMW yang diadakan UNSOED. Semoga berhasil yaa 🙂 Amin.

Udah cerita belum kalau aku ingin ikut GEMASTIK lagi? Ya sebenarnya si bukan lagi karena dulu belum ikut. Semoga tahun ini bisa ikut 🙂 Sudah kepikiran sih mau buat apa, cuma belum yakin caranya bagaimana. Ya harus belajar! Waktunya cuma 2 bulan.

Mie Tengah Malam

Saat malam-malam kamu terjaga karena perutmu menjerit, saat itulah mie jadi satu-satunya penyelamat 😀 Yup malam ini perutku tiba-tiba menjerit, jadi sekarang aku sedang duduk didepan komputer kesayangan bersama sepiring mie goreng pedas. Hmmm yummy :9

Dan tahu tidak bahwa besok adalah hari terakhir UTS? 😀 Seneng deh rasanya. Tapi ya malam ini sungguh berat. Semangat untuk belajarnya sedang menurun 😦 Entah kenapa beberapa hari ini. Mungkin karena ini sudah mendekati akhir ujian dan mungkin juga karena game yang baru aku install :p

Tiba-tiba saja ingin mendengarkan lagu lama dari Conway Twitty berjudul “Don’t Cry Joni”. Pertama kali dengar lagu ini itu waktu SMA kelas 2. Diruang gelap dekat bangsal itu pas pelajaran bahasa Inggrisnya pak Muhdirin. Hahaha jadi keinget lagi beberapa cerita tentang SMA 🙂

Setelah lagu itu, tiba-tiba pengin ndengerin lagu “Hello and Goodbye” dari film karya Makoto Shinkai. Inget lagi jadinya. Pertama kali menunjukkan lagu ini ke teman saat pelajaran matematika kelas 3 SMA. Saat itu kami bertiga diluar, dikoridor depan kelas. Sepertinya gurunya sedang keluar meninggalkan kelas dan karena kami masih menjadi anak bandel kami keluar untuk duduk-duduk dibangku koridor depan kelas. Dan aku menunjukkan lagu ini ketemanku. Katanya jelek coba 😦 sedih. Dan dan waktu itu pertama kalinya aku dapat nomornya ratu. Hahahaha (eh kalo ada yang baca ini jangan marah ya 😦 kan cuma ceritaaa). Emm terus waktu itu juga jamannya Guteng Hits di youtube dan aku convert ke MP3 lagunya dan aku kasihin ke Panda 😀

Aduh jadi keasikan nulis sama youtuban nih! Padahal belum selesai belajarnya! Yaudah sampai ketemu besok, emm mungkin besoknya lagi. Ya sampai ketemu lain kali!