Hujan Tengah Malam

Sedang menulis dan terdengar rintikan hujan diluar. Hari ini merupakan hari yang sangat tidak menyenangkan. Walau begitu aku tetap bersyukur akan hari ini. Saat-saat dimana aku tidak mendapat kabar darinya adalah saat-saat terburuk. Aku tidak suka itu. Kejadian kemarin ternyata menimbulkan efek pada hari ini. Dan ternyata efek itu diakibatkan oleh hal yang menurutku sepele dan kekanak-kanakan. Aku, kamu, kita. Terlalu kekanak-kanakan. Terlalu egois dan keras kepala. Yah untung saja masih diberi kesempatan untuk memperbaikinya. Semoga dapat selalu bersama. Oh dan ngomong-ngomong, aku sedang kecanduan “Agents of Shield” hohoho πŸ˜€

Advertisements

D Sakit

Pagi-pagi aku mendapat kabar dari Panda kalau D sedang sakit. Katanya kemarin pingsan. Yaudah jadi kita mau jenguk D bareng-bareng dan seperti biasa, Kawat tidak ikut karena sedang sibuk. Nah rencananya habis duhur kita kerumah D. Si Panda dan pacarnya yang membelikan kue dan beerangkat duluan.

Habis duhur panas-panas aku ketempat D. Disana sudah ada Panda dan pacarnya. Aku masuk lewat pintu depan yang ternyata belnya rusak, jadi aku harus memanggil nama asli D agar pintu terbuka. Aku duduk dan ternyata Panda membelikan dua kotak kue – Brownis dan kue pandan. Bukannya untuk si D, kita malah makan setengah kue pandan dan setengah kue browniesnya. Dan setelah itu datang mie ayam dan kita memakannya juga. Bahkan sisa pangsitnya aku bawa pulang dan kelupaan sampai sekarang, besok deh aku makan.

Malamnya aku dan cewe aneh video call-an. Awalnya si oke, tapi lama-lama diganggu. Dan lebih parahnya dia berbohong padaku – Hal yang paling aku benci. Akhirnya udahan deh video call-an nya. Setelah seharian dianggurin padahal. Tau deh salah sendiri bohong.

Liar should be wiped out from the face of the Earth. Cruel? Nope.

German dan Prancis

Jadi ceritanya aku sedang belajar bahasa asing dan bahasa asing yang aku pilih adalah bahasa Jerman dan bahasa Perancis. Kenapa aku belajar bahasa asing? Emmm gatau juga si. Tertarik aja untuk belajar bahasa asing. Mumpung masih bisa dan toh itu merupakan skill plus saat memasuki dunia kerja. Dan diantara kedua bahasa tersebut aku lebih enjoy untuk belajar bahasa Jerman. Kenapa ya? mungkin karena bahasa Jerman itu lebih mudah, simple, dan mirip-mirip bahasa Inggris.

Lalu kenapa aku belajar bahasa Perancis kau tanya? Itu sih karena aku diajak seseorang untuk belajar bahasa itu. Lebih tepatnya aku meminta dia untuk menemaniku mempelajari bahasa asing dan ia maunya belajar bahasa Perancis, jadi yaudah deh aku sekalian belajar. Toh waktu SMA dulu aku juga belajar bahasa Perancis. Tapi memang bahasa Perancis kurang menyenangkan bagiku. Agak repot. Yaa mungkin aku saja si. Yasudah, semangat belajar!

Kado buat alay

Kemarin 25 januari 2015, Alay ulang taun (maaf ya disebut alay hahaha). Jadi sebenarnya kadonya sudah dibeli bersama dengan kado si Buncit jadi hari itu tinggal ngasihin kadonya. Rencananya jam 4 kumpul ditempat Kopi tapi biasalah orang Indonesia baru kumpul jam tengah 5. Si D yang paling telaat. Kawat diajakin juga katanya capek habis kerja bakti hahaha. Jadi kita berempat – Panda, D, Kopi, dan aku peri ketempat Alay sore itu. Ternyata jalan biasa aku masuk sudah ditutup dengan rumah dan kita melewati gang sempit sebelah rumah itu.

Sampai disana si Panda dan D main ngumpet-ngumpet gatau kenapa. Terus kita masuk dan ngasihin kadonya seperti biasa. Emm agak kebesaran kayanya tapi kelihatanya senang πŸ™‚ Alhamdulilah. Lalu hujan pun tiba. Kami sholat Mahrib pake payung menyusuri jalanan yang becek. Setelah Sholat, aku membicarakan masalah “Bisnis” dengan si Kopi dan semoga aja perbincangan ini dapat terwujud setelah sekian lama perbincangan-perbincangan lainnya yang hanya menjadi mimpi belaka.

Setelah selesai sholat kami kembali ke rumah si Alay dan Panda pergi malam seninan sama pacarnya πŸ˜€ Laluuu kita berempat (D, Kopi, Alay, dan aku) pergi ke SummerKin. Sebenarnya awalnya kami mau mencari kue pukis yang dibeli saudaranya D, dan aku taunya SummerKin. Eh ternyata salaaah πŸ˜€ Disana kita makan banyaaaak, dan enek. Abisnya manis semua, mblegidik 😦 Tapi untungnya si D pesen otak-otak jadi ada asin-asinya dikit gituu.

Malamnyaa video call pertama dengan wanita aneh πŸ˜€

Main Bareng

Jam terus berdetik saat aku menuliskan tulisan ini. Dan yup sekarang tepat pukul 00.00 dikomputerku. Hari ini aku dan teman-teman bermain seharian. Well cape juga. Jadi jam 1 aku ketempat temanku – panda. Disana sudah ada 2 orang – Kopi dan D. Kami menunggu lamaaaaaaaaaaaa sampai Alay dan Buncit datang. Setelah itu kita berencana ke kafe apa gitu di daerah Pabuaran dan rempongnya si Buncit mau ngambil uang dulu. Kita berhenti kan di Apotek UMP. Ternyata tidak ada, dan sialnya hujan jadi kita meneduh di Indomaret.Kita menunggu agak redaan sedikit lalu kita putuskan untuk ke Warung Pisa. Si Buncit dan Kopi pergi mengambil uang sedangkan Panda, D, Alay, dan aku langsung ke Warung Pisa.

Hujan yang semula kami kira rintik-rintik ternyata deras juga. Sesampainya di sana, Kawat dan pacarnya menyusul. Kami saling berbagi makanan daisana. Hmm lumayan enak juga. Mungkin kapan-kapan aku bisa mengajak si ngeyel kesini.

Setelah itu kami sholat di Masjid mersi dan pergi ketempat pacar Panda. Kami disana sampai jam 7an karena hujan lagi. Setelah itu kami mencoba Otentik – yang ada didekat alun-alun. Tempatnya enak, makananya cukup murah. Tapi satu, bau rokok. Males banget. Emm kami disana sampai jam 10 kurang dan mampir ke alun-alun sebentar untuk melihat air mancur barunya. Yap tamat.

Menulis itu… susah susah gampang

Sebenarnya dari dulu dulu sekali aku bercita-cita untuk menulis sesuatu yang patut dibanggakan dan dipamerkan ke orang lain. Sayangnya belum juga kesampaian sampai saat ini. Setiap kali memiliki niatan untuk menulis selalu saja ada halangan. Entah itu dari luar maupun dalam. Yah misal saja tiba-tiba jadwalnya padat, tugas dimana-mana, dan kelelahan ketika sampai rumah. Atau muncul writer block, rasa malas, dan kurangnya semangat untuk menulis. Sampai saat inipun tulisanku masih sangat sangat sangat jauh dari yang bisa dikatakan bagus.

Aku tau untuk menjadi penulis yang lebih baik jalannya hanya satu. Menulis menulis dan menulis. Skill kita sebagai penulis harus dilatih terus menerus setiap hari. Ya semoga saja setelah tulisan ini aku bisa mengatasi masalah-masalah yang menghalangiku menulis karena aku telah menemukan semangat baruΒ  πŸ™‚

ehm.. Sebenarnya aku membutuhkan rival. Seorang rival dalam menulis yang masih sama-sama belum bisa apa-apa dan sama-sama mau belajar menulis. Kira-kira siapa ya? Karena segala sesuatu jika memiliki rival akan lebih seru bukan?

 

Judulnya apaya? Liburan deh

Kemarin berempat pergi malam-malam buat beli kado untuk dua orang. Dan mau tau belinya dimana? di pasar wage! hahaha ehm. Yang satu kadonya sepatu futsal, yang satu sepatu biasa. Yap setelah membeli kado itu kita langsung cus ketempat Tsabit. Disana kita makan dan ternytata hujan. Yaudah deh mau ngga mau nunggu reda. Udah ditunggu lamaaaa sampe jam setengah 11 kalau ga salah, eh masih belum reda. Yaudah deh akhirnya terjang ajaaa. Sampai rumah jam tengah 12 malam dan ibu masih terbangun menungguku hahaha.

Besoknya, atau tadi pagi. Aku sama Opip jalan-jalan lagi. Kita ke toko buku. Opip engga liat kalau buku barunya Tere Liye – Rindu, udah terbit. Padahal dia udah beli buku hahaha. Oh iya aku juga beli sesuatu selain buku. Terus habis dari toko buku kita pergi ke tempat Tsabit lagi.

Malamnya nih aku sedang menulis tulisan ini. Selain itu aku juga sedang mengerjakan sebuah project menulis. Yah semoga aja si selesai yaa amin πŸ™‚

Oh iya terus kapan mengerjakan project game? Emm mungkin besok? tidak tidak. 2 hari lagi mungkin ya? Kita lihat dulu situasi kondisinya :p

Gotta work, Caw!

Liburan panjaaaaang

Yuhuuuu~

Jadi nih UAS selesai! Semester 3 SELESAI! Senang sekali πŸ˜€ Semoga aja sih nilainya bagus-bagus yaa.. amiin πŸ™‚

Semester selesai artinya libur panjaaaaaaaaaaang πŸ˜€ Eits, tapi liburan panjang bukan berarti main-main terus ya. Kita harus menghasilkan sesuatu begitu liburan selesai. Ya engga harus berbentuk materi sih. Bisa juga pengetahuan baru, portofolio, karya baru, atau apalah. Yang penting menghasilkan sesuatu. Kira-kira apa ya yang bisa aku hasilkan diliburan ini? Hmmm.

Sebenarnya ada pekerjaan selama liburan ini. Menulis. Oke satu tujuan sudah didapat. Lalu apalagi? Emmm kurasa belajar Angular.js. Setelah itu? Membuat game! iya itu, untuk portofolio. Game yang sederhana aja sii. Terus? Belajar Perancis! Yaaa sampe level 10 deeh. Semoga bisa. Terus? Olahraga! Besarin badan. Teruuus apalagi ya? Mungkin segitu dulu deh. Kalau kebanyakan nanti malah engga fokus. Oke, itu targetku kalau kamu?

2014 is over

Hey, mungkin blog blog lain juga membahas tentang berakhirnya 2014 dan dimulainya 2015. Aku ikut-ikutan deh ya? Jadi selama 2014 ini ada banyak hal yang terjadi. Ada banyak hal yang datang dan pergi. Banyak hal yang dipelajari. Banyak kenangan baru yang terbentuk, tetapi banyak juga kenangan masa lalu yang dilupakan.

Sekarang sudah tahun 2015, sudah saatnya untuk melupakan kenangan tempo doloe. Melupakan orang itu. Semoga dia selalu dilindungi.Amin. Sekarang tahun 2015, ada orang baru yang mendatangiku, masuk kedalam dinding yang aku bangun dari dulu. Sekarang tahun 2015 dan aku harus melindungi orang ini.

Oh ya, ada sedikit cerita pada saat pergantian tahun (kemarin, tanggal 31 Desember 2014). Hari itu jadwalnya ujian Kriptografi dan ujiannya berlangsung lancar. Aku selesai dan menunggu didalam kelas seperti biasa sampai Sigit tiba-tiba menyodorkanku sebuah tipex dan ada sisipan kertas yang dilipat-lipat. Tanpa sadar aku menerimanya dan aku membuka kertas itu. Aku kira itu adalah kertas pertanyaan, aku suruh jawab. Tau-tau itu kertas contekan tentang RSA! Aku mendadak gemetaran hahahaha XD.

Ya, soalnya kan pengawas semuanya duduk dibelakang. Aku juga engga pernah pegang kaya gituan (belakangan ini). Jadinya ndredek deh hahaha. Nah padahal kertas itu untuk Dilla yang ada disebelahku, tapi karena aku bingung dan gemetaran. Aku bawa aja keluar. Iya aku memutuskan untuk mengumpulkan jawabanku karena takut ketauan hahaha. Dan selesai ujian pada ngetawain aku. Yaaa sudahlah. Lucu kok.

Terus ada satu cerita lagi. Yang ini kurang enak. Ya jadi ceritanya malam tahun baru dan seperti tahun baru sebelumnya, aku berdiam diri didalam kamar ditemani laptop kesayangan. Bedanya ada seseorang diluar sana yang menemani. Entah keegoisanku atau apa, aku melarangnya pergi. Ada deh ceritanya. Pokoknyta kami bertengkar dan sampai saat ini masih diam.

Ya semoga ditahun 2015 ini aku bisa menjadi lebih baik dan bisa membawa kebaikan bagi orang-orang disekelilingku serta dunia. Semoga aku bisa terus melindunginya – orang yang paling berharga (selain keluargaku).