Pos yang terlambat

Pos ini terlambat satu hari. Sebenarnya ini kejadian kemarin tapi karena kemarin engga sempat nulis makannya aku tulis disini. Mungkin sekalian digabung sama hari ini aja ya?

Oke, jadi kemarin adalah hari jumat dan aku harus ke kampus siang-siang. Sebelum kekampus, entah kenapa aku merasa aneh. Rasanya hilang keseimbangan, padahal engga pusing tapi kaya mau jatuh aja gitu. Kejadian itu terjadi saat jumatan. Terus pas pulang kerumah aku memutuskan untuk tidur sebentar dan ternyata malah ketiduran. Bangun-bangun udah jam saru siang dan ada sms dari Hadi. Aku langsung berangkat dan sebenarnya masih sedikit terasa, tapi berangkat aja.

Di Kampus aku ke sekre bem buat kumpul IPC. Sebentar sih tapi kayanya mereka belum ada progress apa-apa. Entahlah, yang penting aku lakukan tugasku dengan benar. Setelah jam menunjukkan jam 2 siang, banyak sms masuk. Ya, ini waktunya kumpul gamedev. Di E103 – tempat kami biasa kumpul dipakai. Jadi kami ke E104 dan ternyata LCDnya rusak. Terus kamu pindah ke E204. Disana lumayan enak juga tempatnya. Hari itu kami belajar modeling menggunakan blender dan diajari oleh Narendra. Selesai dari sana aku ke gedung B untuk solat. Setelah solat, aku duduk di bangku kayu ditengah persimpangan dan mendengarkan mas Alfan bermain musik bersama mba-mba. Asik deh ndengerinnya. Beberapa saat kemudian munculah para perempuan gila dan aku digodain sama mereka hahaha. Well lucu sih. Ah sudahlah. Kami disana sampai habis mahrib dan aku pulang nganterin salah satu perempuan gila itu. Oh, di B ada banyak orang dan hari itu ada banyak orang dan banyak yang tertinggal. Menyenangkan juga kehidupan sore dikampus.

—Tamat—

Belum ding, cuma pindah hari. Hari ini – Sabtu. Tidak ada yang menarik untuk diceritakan. Hari-hari berjalan seperti biasa. Oh mungkin ada. Hari ini adalah hari pertama PORTI dimulai, tapi aku engga dateng. Masih banyak kerjaan soalnya. Pagi ini aku habiskan untuk mengerjakan laporan dan mengerjakan proyek IPC. Malamnya aku dan keluarga pergi ke Gramedia. Kami lewat jalan depan rumah si Ratu masa lalu. Udah lama engga lewat situ dan seperti biasa, rumahnya terlihat sepi. Di Gramedia aku menemukan banyak sekali buku-buku keren. Sayangnya uangku tidak cukup. Kapan-kapan aku balik lagi deh buat beli buku-buku itu. Oh iya, entah kenapa kalau aku jalan mesti aku merasakan pandangan orang lain. Emangnya ada yang aneh ya sama aku? Entahlah, aku cuekin aja hahaha. Di Gramedia banyak banget perempuan yang pake celana hotpant. Apa mereka engga kedinginan ya? hmhmhm tau deh. Mungkin mereka mau pamer hahaha. Ehm. kami berbelanja 4 buku dan menggunakan kupon yang Ibu dapat dari Telkomsel. Setelah berbelanja, kami pulang dan disinilah aku sedang menulis tulisan ini.

Advertisements

Pertama Kali Ngajar Jadi AsPrak

Hari ini adalah hari pertama mengajar sebagai asisten praktikum. Kebetulan aku kebagian jadwal pagi dan alhasil aku yang membukakan pintu laboratorium. Hari ini agendanya adalah pengkabelan – Kami membuat LAN menggunakan UTP-5 dan crimping tool. Pas aku naik ke lantai tiga, ternyata disana udah ada mas Adi. Katanya dia ada kuliah, kok disana? Setelah aku tanya ternyata dia TA hahaha. Oke, jadi pagi itu aku menyiapkan peralatan apa saja yang akan dipakai. Ada kabel, crimping tool, hub, switch, tester, dan sebagainya. Berat deh.

Praktikan yang tercantum namanya di jadwal ada 2 orang. Iya cuma 2 dan yang datang cuma 1 orang. SATU! Udah kaya private aja tuh praktikum. Oh iya, aku ngajarin angkatanku sendiri. Kok bisa? karena kebetulan semester kemarin aku sudah mengambil jaringan komputer hohoho. Oh iya, praktikan yang datang adalah Pras. Yah, setidaknya ada yang datang.

Ditengah-tengah praktikum, tiba-tiba pak Dadang – Dosen jaringan komputer. Masuk dan entah mau ngapain. Mungkin sebenarnya mau nengokin, atau ngajar atau apalah. Dan setelah pak Dadang pegi, datanglah pak Bangun. Dia mau masang mouse dan mbongkar-bongkar gudang laboratorium. Setelah praktikum selesai, kami – Aku dan mas Adi, membantu pak Bangun membongkar gudang dan kami menemukan beberapa harta karun terpendam. Salah satunya adalah buku-buku! Iya buku-buku yang entah kenapa ada disana. Diantara buku-buku itu ada ArtBook yang aku incar. Semoga buku itu cepat ditaruh diperpustakaan hohoho. Harta lainnya yang kami temukan adalah tumpukkan headset. Disana ada banyak headset yang katanya tidak pernah dipakai. Daripada rusak engga dipakai, mending rusak karena dipakai. Gitu katanya pak Bangun. Jadi kita pasang deh. Setelah selesai memasang headset, aku pergi kuliah PBW.

Di kelas aku lapar sekali dan untung ada Nindy yang jualan nasi kotak, alhasil aku beli deh terus makan dikelas hahaha. Aku juga minta minum sama Jojo, terimakasih atas minumannya! Setelah kuliah selesai, aku ngeprint tugas KWU dan minta tanda tangan pembantu dekan 3. Dia engga ada, engga pernah ada katanya. Jadi aku titipin ke bapendik fakultas di lantai dua. Yang membuat kaget, ternyata bapendik lantai dua orangnya super ramah! engga kaya di lantai satu hohoho. Setelah itu aku ngerjain proyek sistem informasi untuk IPC di seminar dan.. pulang.

Tugas Pertama Asisten Praktikum

Hari ini para asisten praktikum diminta untuk datang ke lab buat membantu menyelesaikan setup lab. Disana kami nginstalin software yang akan dipakai minggu depan buat praktikum anak-anak. Ribetnya, komputer disana pakai deepfreeze jadi harus didisable dulu. Gampang sih mendisablenya, tapi ada beberapa yang eror. Banyak juga komputer yang ngga ada mousenya. Waw.. Aku disana dari jam tengah 8 pagi sampai setengah 12. Rasanya lamaaa banget.

Habis jum’at-an aku kekampus lagi. Rencananya sih gameDev, biasa. Karena pendopo dipake, jadinya ke E103 – Pindah sini aja terus kali ya? Banyak yang engga dateng karena ada BemTekCup, tapi juga ada anggota baru dan ada orang yang tertarik masuk – Asyam dan Wulan. Hohohoho. Si Asyam entah kenapa tertarik masuk komunitas, mungkin karena ndengerin omongannya pak Bangun tempo hari habis Kriptografi. Wulan tertarik mungkin karena ada Intan. Yah semoga saja semakin berkembang. Oh iya, ada kejadian memalukan hari ini. Celanaku copot. Jadi melorot deh kalo engga ati-ati. Untung ngga ada orang yang sadar hahahaha.

Many thing happened

Yap saya kembali menulis lagi. Kemarin aku kan coba-coba kirim lamaran asisten dosen nah tau-tau ada sms “lolos seleksi administrasi” gitu. wah seneng kan? ya biasa aja si sebenernya. Terus hari ini ada interview buat yang lolos seleksi awal. Jadi tadi siang aku dan teman-teman pergi ke lab untuk interview. Well, bohong kalau bilang tidak gugup. Tapi untungnya bisa sedikit tenang dan setelah masuk ruang interview, rasa gugupnya hilang – atau saking gugupnya sampai tidak terasa hahaha. Well yang jelas begitu masuk langsung ya.. biasa saja.

Didalam ruangan yang dingin dan sunyi itu ada 3 interviewer. Salah satunya adalah mantan ketua Hima – yang mengerikan. Didalam, aku ditanya banyak hal tapi entah itu perasaanku saja atau gimana yang jelas terasa sebentar banget dibanding yang lain. Apa mungkin karena waktunya sudah mepet kuliah? entahlah. Sebelnya cuma aku yang ditanya tentang materi sedangkan teman-teman lain hanya disuruh menjawab beberapa pertanyaan “sepele” dan mempraktikan cara mengajar. Saat para interviewer memutuskan cukup dan aku dipersilahkan keluar, well ya cukup lega sih tapi kok sebentar banget? gitu pikirku. Yaudahsih alhamdulilah, aku keluar dan masih bernapas. Wheew, aku berpikir pasti interview pekerjaan lebih menakutkan.

Setelah interview selesai, aku dan teman-teman pergi ke kelas untuk kuliah Kriptografi. Tidak enaknya, gedung tempat kami akan kuliah itu ada di ujung area kampus sana sedangkan laboratorium tempat interview ada diujung kampus sini. Jauh kan jalannya. Ditengah perjalanan kami berhenti karena diajak bicara beberapa orang. Disana ada orang yang belum pernah kulihat dan ada satu orang perempuan yang kurasa adalah adik kelasku dulu waktu SMA. Disana juga ada mba-mba tas kuning. Entah lagi apa. Setelah itu kami pergi kuliah.

Jam berdetik. Semakin lama semakin cepat.

Setelah kuliah selesai, pak Bangun – Dosen Kriptografi mengobrol dengan Mukhsin dan tiba-tiba nyambung ke Game Development Community yang sedang aku bangun. Dia bertanya-tanya tentang unity dan kemampuan kami. Dia menawarkan untuk mengadakan workshop dan coba tebak? Aku jadi pembicaranya! Hahahaha SubhanaAllah banget tuh. Kira-kira bisa engga? bisa dong InsyaAllah. Dan mungkin kalau bagus prestasinya, kita bisa gabung ke PSP – komunitas untuk belajar pemrograman untuk anak TI. jadi kita bisa dapat tempat di lab, engga harus kebingungan nyari tempat lagi hahaha. Ehm, harus lebih giat belajar nih karena kabar sudah menyebar kemana-mana!

Kembali menulis (lagi)

Ternyata sekali berhenti dari rutinitas menulis akan sangat susah untuk kembali lagi. Ternyata aku belum menjadikan menulis sebagai “udara” untukku hidup. Tapi engga boleh kaya gini terus. Aku akan mencoba untuk kembali ke jalur itu lagi – Jalur menulis. Memang sih semenjak kuliah dimulai waktuku terasa sangat sedikit untuk menulis, tapi kalau begini saja mengeluh mana mungkin bisa jadi penulis? hahaha yap! harus semangat menulis mulai sekarang!

Writing Once Again

Akhirnya aku bisa menulis lagi hohoho. Tadi siang modemnya baru dikembaliin dan itu artinya hari-hari menulis kembali lagi 😀 Sebenarnya dikampus juga ada akses internet tapi males aja nulis disana. Oh iya tadi sore habis nyicipin menu barunya Tsabit. Dia masak tiga menu baru – Mie ayam rica-rica, mie ayam sambel hijau, sama mie ayam sambel goreng. Yang paling berasa sih sambel goreng, tapi sambel hijaunya enak juga. Tadi nyicipin sama Dwi sama Intan. Kalo ceritanya gimana tuh? Masih part 1 aja hahaha. Mungkin nanti aku lanjutin lagi.