Writing Chalenge #2 : Settings!

Disini aku duduk memandangi laptop sendirian. Kedinginan. Meski sendirian aku tidak kesepian, juga tidak bosan. Dari ruangan tempatku berada aku dapat pergi kemana saja. Kapan saja. Sejauh apapun itu, aku dapat kesana. Dari tempatku duduk aku dapat mendengar berbagai macam suara. Mulai dari suara keras yang dikoar-koarkan sampai suara kecil yang berbisik dikegelapan. Dari ruangan tempatku duduk aku dapat mengungkapkan apapun yang ada dalam benakku. Kepada siapapun yang mau mendengarkan. Aku dapat berteriak, tetapi aku lebih suka berbisik. Dari tempatku duduk aku dapat merubah dunia. Mau kuubah menjadi tempat yang menyenangkan, atau kuubah menjadi tempat yang mengerikan. Aku dapat melakukannya. Tempatku berada sekarang adalah tempat spesial dimana aku menghabiskan hampir seluruh waktuku didalamnya. Sebuah tempat dimana aku dapat menjadi diriku sendiri tanpa perlu mengkhawatirkan orang lain. Sebuah tempat dimana harapan dan imipian tercipta. Tempatku berada sekarang adalah tempat spesial, setidaknya untukku. Mungkin kau bertanya-tanya, adakah tempat seperti itu? Tempat dimana kita dapat melakukan segalanya semau kita? Ya. Kalau kau tanya padaku akan aku jawab iya. Tempat seperti itu memang ada, tetapi tidak dapat diketahui keberadaannya. Memang terdengar aneh dan absurd tapi begitulah adanya. Tempat spesial itu hanya dapat diketahui oleh orang-orang tertentu saja. Orang-orang terpilih yang dipilih langsung oleh tempat itu sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s