Cita-Cita

Semua orang pasti punya cita-cita. Aku sendiri punya banyak banget cita-cita. Saking banyaknya nggak tau tuh udah berapa kali ganti cita-cita. Dulu waktu kecil aku ingin jadi Astronot. Kurasa semua anak kecil pengin jadi Astronot. Kenapa ya dulu pengin jadi Astronot? mungkin karena dulu ngiranya Astronot itu enak ya bisa ke angkasa. Bisa kebulan terus ketemu alien hahaha.

Waktu kecil aku juga ingin jadi tentara. Mungkin hampir semua anak laki-laki ingin jadi tentara hahaha. Ngebayanginnya tuh dulu asik kerjaannya tembak-tembakan kaya di film, tapi kalau dipikir lagi nggak cocok juga kalo aku jadi tentara. Nanti belum apa-apa udah mati ketembak hahaha. Oh dulu aku juga ingin jadi pilot, masinis, bahkan bajak laut! gara-gara film Onepiece hahaha.

Waktu Smp pernah kepikiran untuk jadi koki. Iya koki. Nggatau kenapa, mungkin karena aku baca komik tentang tukang roti kali ya? Sampe sekarang sih masih suka masak. Aneh? Engga juga. Terus nih aku juga ingin jadi Musisi. Karena dulu lagi jaman-jamannya ngeband dan main musik bareng itu emang menyenangkan maka aku putusin jadi musisi hahaha. Cita-cita itu aku bawa sampai SMA dan di SMA aku ganti cita-cita lagi. Jadi Arsitek. Aku juga udah coba masuk jurusan arsitektur tapi yaa nggak ketrima hahaha dan alhasil ketrimanya di TI dan sekarang cita-citaku jadi Programmer tepatnya Game Developer. Kurasa itu yang terbaik. Karena dari smp sebenarnya aku juga tertarik dengan programmer. Habisnya keren sih, para programmer di tv tv hebat-hebat kaya super hero hahaha tapi sekarang aku tau itu hanya fiksi belaka, setidaknya untuk satu dekade kedepan. Dan ada satu cita-cita lagi. Jadi penulis. Dari SMA aku ingin jadi penulis. Mungkin karena dulu vokalis bandku juga seorang penulis dan memang tulisannya keren-keren. Sampai sekarang cita-citaku menjadi Game Developer dan Penulis. Aku perjuangin terus setiap hari biar suatu saat nanti bisa menjadi kenyataan. Amin.

Hidup kita hanya sekali, kalau kita nggak bisa hidup dalam impian kita semua terasa sia-sia iya nggak? iya dong. Sebenarnya masih ada cita-cita lain tapi karena terlalu memalukan untuk ditullis disini jadi nggak usah aja ya? Kata terakhir, kejar cita-citamu sehingga saat kau mati kau bisa tersenyum karena kau telah hidup dalam impianmu dan tidak ada lagi yang disesali.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s